Hampir seluruh orang, termasuk Anda kemungkinan sempat mengalami konstipasi atau tidak sedikit orang menyebutnya dengan sembelit. Sembelit terkadang hanya dianggap sepele, padahal jika dibiarkan terus-menerus dapat berdampak tidak baik terhadap kesehatan, termasuk juga didalamnya sanggup menyebabkan kanker.

Konstipasi atau sering dinamakan sembelit merupakan kelainan terhadap system pencernaan dimana seseorang manusia (atau kemungkinan juga pada hewan) mengalami pengerasan tinja yg berlebihan maka sulit untuk dibuang atau dikeluarkan & bisa menyebabkan kesakitan yg hebat terhadap penderitanya. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah bisa menyebabkan kanker usus yg berakibat fatal bagi penderitanya.

Penyebab Konstipasi Atau Sembleit

Konstipasi atau sembelit yakni keluhan kepada system pencernaan yg paling umum & tidak sedikit ditemui di penduduk luas termasuk juga disekitar kita. Bahkan diperkirakan kurang lebih 80% manusia sempat mengalami konstipasi atau sembelit. Penyebab umum konstipasi atau sembelit yg berada di sekitar kita antara lain :

  • Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi.
  • Menderita panas dalam.
  • Stres atau depresi & kegiatan yg lumayan padat.
  • Pengaruh hormon dalam tubuh(contohnya dalam masa menstruasi atau kehamilan).
  • Usus kurang elastis (umumnya dikarenakan sedang dalam masa kehamilan atau usia lanjut).
  • Kelainan anatomis kepada system pencernaan.
  • Gaya hidup & pola makan yg kurang rutin(seperti diet yg tidak baik).
  • Efek samping akibat meminum obat yg mengandung banyak kalsium atau alumunium (contohnya obat antidiare, analgesik, & antasida).
  • Kekurangan asupan vitamin C & kekurangan makanan berserat.
  • Merupakan gejala penyakit (contohnya tifus & hernia).
  • Sering menahan rangsangan untuk buang air besar dalam kurun waktu yg lama.
  • Emosi, dikarenakan orang yg emosi atau cemas ususnya kejang, sehigga pertaltik usus terhambat & usus besar menyerap kembali cairan feses. Akibatnya feses menjadi semakin keras.
  • Jarang atau kurang berolahraga.
  • Kelebihan mengonsumsi serat.
  • Kelebihan memakan daging. Terutama daging merah lantaran sulit dicerna & mempunyai banyak zat besi. Besi merupakan zat yg menciptakan pengerasan tinja, membuatnya berwarna gelap & hitam.
  • Dari penyalahgunaan obat, seperti obat laksatif. Sebagai contoh, penggunaan pencahar bermanfaat untuk melancarkan aktivitas peristaltik. Lama-kelamaan usus jadi terbiasa & bergantung terhadap obat tersebut, mengakibatkan reaksi usus jadi lamban, & menghambat gerak peristaltik mandiri usus.
  • Makanan beku menghemat diwaktu & energi tapi menyebabkan tidak sedikit masalah kesehatan. Makanan beku mempunyai serat yg amat rendah & tidak sedikit pengawet yg akan mengganggu kegiatan usus. Seperti es krim yg nyaris tidak mengandung serat maka tak sanggup mempermudah mengatur pergerakan usus ditambah lagi bersama kandungan gula & susu di dalamnya bakal mengeraskan tinja.
  • Memakan buah atau sayuran tertentu yg bisa memadatkan kotoran dengan cara alami dengan cara berlebihan seperti pisang.


Selain kesusahan buang air besar, penderita sembelit terutama kepada dewasa rata-rata mengalami gejala-gejala yg lain, seperti perut kembung, sebah, sakit perut, merasa ada sesuatu yg,emyumbat, BAB berdarah, atau merasa sakit disaat buang air besar. Sedangkan, sembelit terhadap bayi ditandai dengan bayi menangis ketika buang air besar, menarik kaki ke arah perut, atau sampai-sampai melengkungkan punggung saat ingin buang air besar.

Segera mengatasi sembelit sangatlah penting, sebab konstipasi dapat memunculkan komplikasi, seperti :

  1. Wasir. Sembelit yg terjadi lama & sering dapat menunjang terjadinya pelebaran pembuluh darah veba di sekitar anus alias wasir atau ambeien.
  2. Anal Fissure atua robeknya anus. Feses yg keras & besar berpotensi melukai anus sampai robek & berdarah.
  3. Fecal Impaction. Sembelit kronis penyebab pengumpulan feses yg keras terjebak terhadap usus besar maka tak dapat dikeluarkan lewat proses defekasi biasa.
  4. Rektum prolaps. Rektum atau bagian yg lebih dalam dari anus bisa menonjol ke luar dikarenakan feses keras pada sembelit.
Cara Mengatasi Konstipasi atau Sembelit

Mengonsumsi Banyak Air
Air berguna untuk memecahkan sebagian besar masalah kesehatan Adna, baik dari dalam maupun dari luar. Air menjaga sistem pencernaan  dan yang jelas dapat membantu mengurangi sembelit. Anjuran umum minum air putiih yaitu 8 hingga 10 gelas perhari, terutama bagi Anda yang menderita sembelit harus meminum air sebanyak mungkin untuk meringankan pergerakan usus.

Makan Makanan yang Kaya Akan Serat
Masukan makanan yang sehat dalam menu harian Anda untuk mengatasi sembelit. Biji-bijian, buah dan sayuran merupakan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat bermanfaat untuk memudahkan pencernaan danmenjaga pergerakan usus halus. Serela, roti gandum, dan sebagainya merupakan beberapa contoh makanan sehat lain yang mengandung serat yang dapat memudahkan sistem pencernaan.

Jangan Lewatkan Makan
Makan secara teratur dibutuhkan untuk menjaga perut untuk selalu aktiif sepanjang hari. Makanan yang terlalu banyak atau sedikit bisa mengganggu gerakan normal usus yang menyebabkan sembelit. Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dalam porsi yang kecil namun sering. Kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran hijau, dan yang lainnya harus dalam porsi yang seimbang didalam tubuh.

Lebih Aktif
Gangguan pada pencernaan juga bisa menjadi penyebab dari sembelit. Duduk diam setelam kana akan menghambat pencernaan dan dapat mengakibatkan akumulasi makanan tidak bisa tercerna dalam usus. Cobalah untuk lebih aktif sesekali, sehingga konstipasi tidak timbul lagi.

Hindari Terlalu Lama Menahan
Ketika Anda merasakan ingin buang air besar, namun tidak bisa karena fasilitas yang tersedia terbatas. Hal ini juga merupakan salah satu penyebab dari sembelit. Terlal lama menahan BAB akan menyebabkan makana yang tidak tercerna menempel pada lapisan usus dan hal tersebut akan mengarah pada sembelit.

Melatih Perut Anda
Sebagian orang ada yang memiliki waktu tertentu yang tepat untuk BAB, misalnya pada pagi hari, setelah bangun tidur, setelah sarapan, atau lain-lain merupakan waktu yang biasa bagi seseorang untuk buang air besar. Biasakan untuk duduk selama 15 menit, hal ini akan memudahkan kita buang air besar dan secara bertahap tubuh akan dilatih untuk buang air besar pada jam tertentu.

Hindari Fast Food
Makanan cepat saji seperti kentang goreng, keripik, gorengan, sosis, burger, dan sebagainya umumnya tidak bisa dicerna dengan mudah oleh usus dan dapat menyebabkan sembelit.

Cobalah Kunyit
Kunyit dikenal sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk pencernaan. Senyawa kurkumin dalam kunyit akan melapisi dinding usus, sehingga sisa makanan dapat dengan mudah didorong keluar oleh usus. Selain itu, manfaat antioksidan juga bisa diperoleh dari minum ekstrak kunyit segar.

Munculnya rasa mulas & nyeri terhadap perut bukan senantiasa merupakan sebuah tanda & gejala, begitupula mulas & nyeri yg tidak pasti juga tak menuju ke suatu gejala penyakit. Pada anak-anak,konstipasi bisa mengarah pada soiling (enuresis & encopresis). Konstipasi memang mengganggu, namun konstipasi tetap dibutuhkan oleh badan utk menyeimbangkan proses pencernaan & mencegah divertikulosis.